Hutan Gunung Semeru Terbakar, 170 Pendaki Dievakuasi 

oleh

Krsumsel.com, Malang – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memastikan 170 pendaki yang dievakuasi dari Gunung Semeru Jawa Timur akibat kebakaran hutan yang terjadi di Blok Ranu Kembang dalam kondisi aman.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama dikonfirmasi mengatakan, seluruh pendaki saat ini telah beranjak turun dan tetap mendapatkan pendampingan oleh Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST).

“Untuk saat ini seluruh pendaki yang berjumlah sekitar 170an orang dalam proses turun dan didampingi oleh PPGST, semuanya dalam kondisi aman dan kondusif,”kata Endrip, Kamis (27/8). Dia menjelaskan, para pendaki yang dievakuasi sebelumnya memang sempat berkemah di Ranu Kumbolo.

Baca juga: Aparat Pantau Pergerakan Kelompok Perusuh di Jakarta

Endrip menyampaikan wilayah tersebut sesungguhnya menjadi satu-satunya lokasi camping ground atau area perkemahan di Gunung Semeru. “Sehingga, tidak ada ada lokasi (perkemahan) lainnya,”ucapnya.

Ia menyampaikan, saat ini tim pemandu bersama petugas TNBTS yang berada di wilayah Ranu Pani sudah bergerak naik ke jalur pendakian untuk bersiaga menunggu kedatangan para pendaki. “Untuk mengantisipasi apabila terdapat kendala selama proses turun para pendaki,”ujarnya.

Sebelumnya pada Rabu, Balai Besar TNBTS memutuskan menutup total seluruh jalur pendakian di Gunung Semeru. Langkah itu diambil menyusul terjadinya peristiwa kebakaran hutan di area Blok Ranu Kembang.(net)