Krsumsel.com, Limapuluh Kota– Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumatera Barat berhasil membentangkan Bendera Merah Putih berukuran besar pada ketinggian 107 meter di tebing ikonik Taman Wisata Lembah Harau Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (17/8).
Pengibaran Bendera Merah Putih dalam memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan RI itu melibatkan Korps Brimob Polda Sumbar, BPBD Sumbar, komunitas Merah Putih, Vertical Rescue Indonesia yang juga mendukung peralatan tambahan, Mahasiswa Pencinta Alam, Siswa Pencinta Alam dan penggiat alam bebas serta masyarakat setempat sebagai tamu undangan.
“Bendera Merah Putih yang kita kibarkan tahun ini berukuran 15×25 meter. Dibentangkan, dikibarkan di atas tebing dengan ketinggian 107 meter,”kata Ketua Pengprov FPTI Sumatera Barat Zuhrizul.
Tampilan Sang Saka Merah Putih yang berkibar megah di dinding batuan jenis brani ini menyajikan pemandangan spektakuler.
Aksi tersebut tidak hanya memperlihatkan ketangguhan para pemanjat dalam menaklukkan medan vertikal, tetapi juga memancarkan penghormatan setinggi-tingginya terhadap sejarah dan identitas bangsa.
Baca juga: Kericuhan di Masjid Raya Baiturrahman Aceh Diselidiki Kepolisian
Dia mengatakan, upacara HUT RI dan pengibaran Sang Saka Merah putih ini sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus menegaskan semangat dan cinta tanah air dari penggiat alam bebas, khususnya panjat tebing di Ranah Minang.
“Pengibaran bendera di tebing Lembah Harau ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Momen ini sekaligus menjadi ajang kampanye strategis untuk mengenalkan potensi wisata olahraga unggulan Sumbar, khususnya di kawasan eksotis Lembah Harau,”ujarnya.
Menurutnya, Taman Wisata Alam Lembah Harau telah lama diakui sebagai salah satu destinasi panjat tebing alam terbaik di Indonesia bahkan Asia.
Jajaran tebing batuan jenis brani yang menjulang hingga ratusan meter, menjadikan kawasan ini magnet utama bagi para pemanjat tebing Indonesia maupun mancanegara.
Ia menambahkan, momentum ini turut menjadi pengingat bahwa olahraga out door dan bentang alam mampu menjadi media efektif dalam memupuk rasa nasionalisme.(net)
















