Krsumsel.com, Jakarta – Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah berangkat dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan untuk menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung dengan memakai rompi tahanan Kejagung berwarna pink.
Febrie keluar dari dalam Rutan sekitar pukul 13.05 WIB, Jumat (7/8) mengenakan batik dan tangannya diborgol. Selain itu, Febrie tampak tersenyum dan membawa map biru saat berjalan dari Rutan KPK menuju mobil tahanan Kejagung.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna mengonfirmasi adanya jadwal pemeriksaan terhadap Febrie Adriansyah.
Baca juga: Motor Ali Raib di Parkiran RSUD Bari Palembang
“Benar, rencananya hari ini saudara FA dijadwalkan diperiksa oleh Tim 9 sebagai tersangka,”kata Anang Supriatna di Jakarta, Jumat (7/8). Setelah itu, Juru Bicara KPK mengonfirmasi telah menerima permintaan Kejagung untuk memeriksa Febrie.
“Benar, KPK menerima permintaan dari penyidik Kejaksaan Agung untuk kebutuhan pemeriksaan terhadap FA,”kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat (7/8).
Menurut Budi, Kejagung mengirimkan permintaan itu untuk memeriksa tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang tersebut pada Jumat ini.
Sementara itu, Febrie sebelumnya ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai tersangka dugaan korupsi dalam penanganan kasus di PT Asabri. Untuk dugaan TPPU, penyidik pada Tim 9 Kejagung menetapkan Febrie Adriansyah dan pihak swasta Nurman Herin sebagai tersangka.(net)














