Krsumsel.com, Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang Banten menyatakan akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak berwenang guna mengupayakan pencarian lanjutan terhadap dua warganya yakni Warta (kapten kapal) dan Heriyanto (pemandu) yang masuk ke dalam rombongan jurnalis hilang kotak di Selat Sunda pada 7 September 2026.
Bupati Pandeglang Dewi Setiani di Tangerang, Kamis (24/9) menyampaikan, pihak pemerintah daerah (pemda) tetap menghormati seluruh keputusan yang telah diambil oleh unsur SAR gabungan, termasuk Basarnas, TNI, dan Polri, dalam penanganan musibah ini.
“Terkait dengan hal tersebut, kami pemerintah daerah mempunyai juga tanggung jawab dan kewenangan tersendiri, tapi kami menghormati semua keputusan yang sudah diambil oleh pihak-pihak dari Basarnas, TNI, Polri,”ujarnya.
Ia mengatakan, Pemkab Pandeglang saat ini akan terus mengupayakan proses pencarian lanjutan menyusul ditemukannya satu korban atas nama Sukarman (60) salah satu kru kapal cepat KM Arupadatu I di perairan Pulau Enggano Bengkulu.
“Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan dan membuka ruang koordinasi lanjutan bersama tim penyelamat demi memenuhi harapan keluarga korban,”katanya.
Baca juga: Penemuan Mayat Mrx Gemparkan Warga IT 1 Palembang
Dalam kesempatan itu, Bupati Dewi juga menyampaikan rasa duka mendalam serta apresiasi jajaran kepolisian yang telah membantu proses pemulangan jenazah hingga tiba di daerah asal.
“Kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Polda Bengkulu dan juga Polda Banten yang sudah memfasilitasi kepulangan warga kami. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan,”tuturnya.
Pemkab Pandeglang memastikan akan mendampingi prosesi pemulangan jenazah almarhum Sukarman secara penuh hingga ke tempat peristirahatan terakhir. “Kami akan mengantarkan sampai prosesi dishalatkan dan juga dimakamkan,”kata dia.
Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkapkan hasil pencocokan DNA antara sampel antemortem terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, identik dengan identitas Surakman atau Sukarman (60), salah satu kru kapal cepat KM Arupadatu I yang membawa rombongan jurnalis hilang kontak di Selat Sunda .
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, kepastian identitas tersebut diperoleh setelah tim Disaster Victim Investigation (DVI) Pusdokkes Polri melakukan pemeriksaan dan pencocokan data DNA secara mendalam.(net)

















