KSAL Jelaskan Alasan Pemilihan Nama KRI Sriwajaya untuk Kapal Induk

oleh

Krsumsel.com, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan, alasan kapal induk pertama TNI diberi nama KRI Sriwijaya-100.

Menurut Ali, nama Sriwijaya dipilih karena memiliki sejarah kemaritiman nusantara yang sangat panjang.

“Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu,”kata Ali setelah acara peresmian nama KRI Sriwijaya-100 di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Kamis (24/9).

Baca juga: Penemuan Mayat Mrx Gemparkan Warga IT 1 Palembang 

Kala itu lanjut Ali, Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang sangat berjaya dan memberikan pengaruh besar pada kekuasaan laut di Nusantara. Nilai-nilai itulah yang diharapkan Ali dan jajaran pejabat TNI dapat diwujudkan Indonesia melalui kehadiran KRI Sriwijaya-100.

“Harapannya dengan penamaan itu, kita akan mengembalikan keemasan atau kejayaan kemaritiman Nusantara seperti yang lalu ya,”kata Ali.

Sebelumnya, narator dalam upacara pemberian nama kapal Republik Indonesia (KRI) yang digelar hari ini sempat membacakan alasan pemberian nama Sriwijaya. Narator mengatakan, Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan maritim terbesar se-Asia Tenggara pada masanya.

“Berpusat di sekitar wilayah Palembang dan berkembang sejak sekitar abad ke-7 hingga abad ke-13 Masehi, Sriwijaya tumbuh sebagai kekuatan politik, perdagangan, dan keagamaan yang memiliki pengaruh luas,”jelas narator.

Narator melanjutkan, letak kerajaan yang strategis memungkinkan Sriwijaya menguasai jalur perdagangan penting, khususnya di kawasan Selat Malaka, sehingga jaringan kekuasaannya menjangkau berbagai wilayah di Sumatera, Semenanjung Malaya, Jawa, hingga kawasan Asia Tenggara lainnya.(net)