Tangerang, KRSUMSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau panitia pemotongan hewan kurban untuk mulai mempersiapkan kemasan ramah lingkungan guna menekan timbunan sampah saat pembagian daging kepada masyarakat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi di Tangerang, Minggu (24/5) mengatakan, imbauan ini telah disosialisasikan kepada masyarakat agar bisa menggunakan wadah ramah lingkungan seperti besek bambu, daun pisang, wadah anyaman, maupun kantong yang dapat digunakan kembali.
Ia menuturkan, momentum Idul Adha merupakan saat yang tepat bagi DLH untuk mengajak warga membangun kesadaran menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang berpotensi menambah volume sampah.
“Imbauan ini ditujukan kepada panitia kurban, pengurus lingkungan, hingga masyarakat agar mulai beralih menggunakan wadah yang lebih ramah lingkungan,”kata Wawan.
Ia menjelaskan, langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Baca juga: Kelulusan 50 PPPK Pemkab Rejang Lebong Dibatalkan
“Selain lebih ramah lingkungan, penggunaan kemasan alami mampu menjaga kualitas daging kurban tetap baik dan aman saat didistribusikan kepada masyarakat,”jelas Wawan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengelola sampah sisa pemotongan hewan kurban dengan baik guna menjaga kebersihan wilayah permukiman.
“Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini dapat berjalan lancar, khidmat, sekaligus menjadi momentum penting dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengurangi sampah plastik,”katanya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengatakan, ada 5.356 ekor hewan kurban yang diperdagangkan di 76 lapak yang tersebar di 13 wilayah Kecamatan saat ini.
Dari total 5.356 ekor hewan kurban yang diperdagangkan, yakni sapi ada 2.789 ekor, kerbau tujuh ekor, kambing 1.543 ekor dan domba 1.017 ekor. Seluruh lapak pedagang telah dilakukan pemeriksaan secara berkala dalam memastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat.
“Kami mengimbau kepada semua lapisan masyarakat agar lebih selektif dalam membeli hewan kurban. Pilih lapak hewan kurban yang sudah terjamin ditandai dengan adanya stiker resmi dari DKP Kota Tangerang,”katanya.(net)

















