Batam, Krsumsel.com – Wali Kota Batam Kepulauan Riau (Kepri) Amsakar Achmad mengapresiasi aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang dilakukan oleh serikat pekerja dengan kegiatan mengumpulkan sampah dan membawanya ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Menurut Amsakar, aksi yang digelar oleh Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin Serikan Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) Kota Batam dan Kepri menunjukkan peran konstruktif buruh tidak hanya dalam sektor ekonomi, tetapi juga dalam kepedulian terhadap lingkungan.
“Aksi yang dilakukan SPSI sangat baik untuk memperingati May Day. Mereka menunjukkan bahwa aktivis perburuhan di Batam berpikir konstruktif dan memikirkan daerah,”ujar Amsakar di Batam, Jumat (1/5).
Ia menilai, kegiatan tersebut sejalan dengan program nasional Indonesia ASRI (Aman Sehat Resik Indah) yang digaungkan oleh Presiden pada Februari lalu.
Baca juga: Cekcok Lahan Parkir, Seorang Buruh Disiram Cuka Parah
“Tahun lalu mereka menanam bakau, sekarang membersihkan kota. Ini sejalan dengan program Indonesia ASRI. Ini sinergi yang luar biasa antara pekerja dan pemerintah,”katanya.
Dalam aksi tersebut, serikat pekerja mengerahkan total 28 armada yang terdiri dari 23 unit pickup dan lima unit dump truck untuk mengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Sementara itu, Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri Saiful Badri menyebut kegiatan ini juga sebagai upaya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pekerja tidak hanya berperan dalam ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan,”ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi contoh bagi serikat pekerja di daerah lain.
Di sisi lain, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan, peringatan May Day di wilayah Kepulauan Riau berlangsung aman dan kondusif.(net)
















