Pemkot Bengkulu Siagakan Petugas Kebersihan di Festival Tabut 2026

oleh

Bengkulu, KRsumsel.com –  Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu menyiagakan sejumlah petugas di lokasi Festival Tabut 2026 guna menjaga kebersihan kawasan yang diperkirakan bakal dipadati ribuan pengunjung setiap harinya.

Petugas kebersihan khusus disiagakan untuk menangani sampah di sejumlah titik penampungan yang telah disiapkan selama berlangsungnya festival budaya tahunan tersebut.

“Setiap hari akan dilakukan penanganan secara rutin. Kami menyiapkan personel dan kontainer agar sampah tidak menumpuk di satu titik. Pola ini kami siapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah selama Festival Tabut berlangsung,”kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu Anshar Amin di Bengkulu, Minggu (14/6).

Dia mengatakan, jumlah petugas dan sarana pendukung yang disiagakan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, sebab Festival Tabut merupakan agenda wisata dan budaya terbesar di Bengkulu.

Ia menyebut, selama Festival Tabut 2026 berlangsung, salah satu fokus utama DLH Kota Bengkulu yaitu mencegah terjadinya penumpukan sampah. Hal itu dilakukan karena pemerintah kota berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga.

Oleh karena itu, pihaknya akan menempatkan kontainer sampah di lokasi-lokasi strategis yang mudah dijangkau oleh petugas maupun masyarakat di lokasi Festival Tabut.

Baca juga: Perawat RSUD Natuna Dilatih Tangani Trauma Jantung pada Bayi dan Anak

Skema penanganan sampah yang dilakukan secara berkelanjutan mulai dari proses pembersihan hingga pengangkutan, seperti pada pagi hari, petugas akan melakukan penyapuan dan pembersihan area Festival Tabut.

Sementara itu, untuk pengangkutan sampah menuju tempat pembuangan akan dilakukan pada dini hari hingga menjelang subuh agar tidak mengganggu aktivitas pengunjung.

Lanjut Anshar, DLH Kota Bengkulu juga telah berkoordinasi dengan pengelola kawasan dan pihak terkait untuk membuka akses khusus bagi kendaraan pengangkut sampah, agar armada kebersihan dapat masuk ke area festival sehingga proses pengangkutan sampah menjadi lebih cepat dan efektif.

“Kami sudah berkoordinasi untuk membuka jalur masuk kendaraan sampah. Dengan adanya akses ini, armada dapat masuk langsung ke area sehingga pengangkutan sampah bisa dilakukan lebih optimal,”kata dia.

Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat, pedagang, serta pengunjung Festival Tabut untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.(net)