Tujuh Calon Haji Asal Sumut Tunda Berangkat ke Tanah Suci

oleh

Medan, KRsumsel.com Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan menyebutkan, tujuh calon haji asal Sumatera Utara (Sumut) menunda keberangkatan ke Tanah Suci.

“Hingga kloter (kelompok terbang) 7 Embarkasi Medan, ada tujuh calon haji menunda ke Tanah Suci,”ucap Ketua PPIH Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus di Asrama Haji Medan, Kamis (30/4).

Ia menjelaskan, ketujuh calon haji asal Sumut ini menunda keberangkatan akibat sakit yang diderita, baik sebelum masuk maupun setelah tiba di Asrama Haji Medan.

Di antaranya ada beberapa calon haji ini menunda keberangkatan menunaikan rukun Islam terakhir di Tanah Suci karena mendampingi pasangan yang sakit.

“Ada satu calon haji Kloter 3 bernama Supartini Gino (69), nomor manifes 104 dari Kota Medan menunda keberangkatan karena terserang stroke sebelum masuk asrama haji,”kata Zulkifli.

Baca juga: Tim Kemenhut Tangkap Perambah Hutan Koridor Gajah di TWA Seblat

Kemudian, empat calon haji Kloter 5 Embarkasi Medan masing-masing bernama Basro Nasution nomor manifes 337 akibat penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) eksaserbasi akut dengan desaturasi.

Lalu, Abdul Hasyim Siregar nomor manifes 345 dikarenakan dimensia dan Nur Hasanah Gultom dengan nomor manifes 346 sebagai pendamping selaku isteri.

“Terakhir, di Kloter 5 satu calon haji atas nama Adi Suharto Samidjo dengan nomor manifes 146 gagal berangkat karena sakit sebelum masuk asrama,”paparnya.

Untuk dua calon haji Kloter 6 Embarkasi Medan atas nama Maslina Lembang nomor manifes 229 karena sakit, dan Amsar Malim dengan nomor manifes 228 sebagai pendamping selaku suami.

“Memang dari tahun ke tahun masalah kita adalah kesehatan jamaah. Jauh sebelum berangkat ke Tanah Suci, sudah dipersiapkan. Tiba-tiba muncul penyakit, sehingga tak bisa berangkat,”jelas Zulkifli.

Data PPIH Embarkasi Medan menyatakan, hingga Kloter 7 telah diberangkatkan ke Tanah Suci sebanyak 2.512 calon haji dan petugas haji atau 41,94 persen dari total 5.990 calon haji asal Sumatera Utara.(net)