Kodam II Sriwijaya Siapkan Pembangunan Markas Yonif TP di OKU Selatan

oleh

Muaradua, KRsumsel.com – Kodam II/Sriwijaya menyiapkan pembangunan markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) bidang pertanian di Desa Tunas Jaya Kecamatan Buana Pemaca Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Sumatera Selatan.

“Pembangunan batalyon pertanian ini sudah disetujui Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis untuk segera direalisasikan,”kata Asisten Logistik Kasdam II/Sriwijaya Kolonel Czi Solikhin saat meninjau lahan seluas 100 hektare di Desa Tunas Jaya, Rabu (29/4) sore.

Solikhin menjelaskan, peninjauan lokasi tersebut bertujuan untuk menegaskan posisi strategis Desa Tunas Jaya sebagai pusat pengembangan pertanian. Langkah ini diambil guna mendukung program nasional di sektor pangan sekaligus mendorong pembangunan infrastruktur wilayah.

Baca juga: Polres Rejang Lebong Telusuri Kasus Sindikat Penculik Anak 4 Tahun

Program Yonif TP merupakan kebijakan pemerintah pusat yang akan diterapkan di berbagai daerah di Indonesia. Satuan ini nantinya akan diperkuat oleh sekitar 1.000 personel dan dilengkapi dengan berbagai kompi pendukung, meliputi kompi konstruksi, kompi pertanian dan kompi kesehatan.

Kolonel Solikhin memerinci, kompi konstruksi dirancang menjadi mitra strategis bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perkim OKU Selatan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Sementara itu, kompi pertanian akan menjadi garda terdepan dalam mendukung target pemerintah pusat mewujudkan swasembada pangan. Adapun kompi kesehatan bertugas membuka akses layanan medis bagi warga di desa-desa terpencil yang berada di sekitar markas.

“Konsepnya adalah TNI masuk desa, tinggal di desa, dan membangun desa. Personel akan berbaur langsung dan bekerja bersama warga,”jelasnya.

Keberadaan batalyon ini diyakini akan membawa dampak signifikan, terutama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang lapangan kerja, serta memperkuat stabilitas wilayah di perbatasan antara Sumatera Selatan dan Lampung.

Asisten I Setda Pemkab OKU Selatan Joni Rafles menyatakan, kehadiran 1.000 prajurit di markas batalyon tersebut diproyeksikan menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat di Kecamatan Buana Pemaca.(net)