KRSUMSEL.COM, Muba – Polres Musi Banyuasin (Muba) terus mitigasi melalui upaya preemtif, preventif hingga Gakkum. Terhadap aktivitas illegal drilling dan illegal Refinery di wilayah hukumnya.
Kasi Humas Polres Muba AKP S Hutahaean megungkapkan bahwa, selama periode Januari hingga Febuari 2026 tercatat upaya preemtif dilakukan Polres Muba ada 180 kegiatan, preventif 375 kegiatan, dan upaya penegakan hukum 3 kasus.
“Hal itu dilakukan karena aktivitas illegal sudah semakin kompleks dan telah menyentuh aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Serta berdampak pada aspek hukum, risiko keselamatan masyarakat hingga dampak pencemaran lingkungan, ” ungkap Hutahaean kepada awak media, Senin (2/3
Sambungnya, maka dari itu. Dibutuhkan juga kerja sama secara kolektif dan sinergi antar stakeholder dan pemerintah daerah. Maupun elemen masyarakat. Guna mencari solusi yang komprehensif di samping langkah penegakan hukum yang tegas dan proporsional.
“Di bulan Januari 2026, Polres Muba dan jajaran telah melaksanakan upaya Preemtif sebanyak 80 kegiatan dan Preventif sebanyak 180 kegiatan. Sedangkan penegakan hukum di bulan Januari 2026, ada 2 ( dua ) kasus yakni Kebakaran Sumur Minyak Ilegal dan Penyulingan Minyak Ilegal, ” sebutnya.
Masih dikatakan Hutahaean, pada bulan Februari 2026, kegiatan yang dilaksanakan meliputi Preemtif 100 kegiatan, Preventif 195 kegiatan. Lalu penegakan hukum sebanyak 1 ( satu ) kasus yakni kebakaran pada Penyulingan Minyak Ilegal.
“Jadi, Polres Muba terus berupaya melakukan preemtif melalui penyuluhan, sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat. Agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal yang berisiko tinggi. Ini terus kita gencarkan, ” paparnya.
Sementara itu, upaya preventif berupa patroli rutin, pemantauan lokasi rawan dan koordinasi lintas sektor terus dilakukan.
“Di sisi lain, langkah penegakan hukum tetap dilakukan secara tegas terhadap pelaku yang terbukti melanggar hukum, ” tegas Hutahean.
Polres Muba menegaskan bahwa penanganan illegal drilling dan illegal refinery tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan komitmen bersama seluruh pihak untuk menciptakan solusi jangka panjang yang berorientasi pada keamanan, keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“Diharap dengan sinergitas yang kuat antar stakeholder. Permasalahan ini dapat diminimalisir dan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Muba tetap aman dan kondusif, ” pungkasnya.(AS)















