KAYUAGUNG, KRSumsel.com – Untuk mengantisipasi adanya atlet yang terjerat narkoba, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) OKI bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten OKI mengadakan MoU dengan BNNK OKI.
Adapun penandatanganan kesepakatan (MoU), Selasa (13/1) tersebut yang nantinya bisa dilakukan mulai dari penyuluhan hingga tes urine.
Ketua KONI OKI, Agus Hasan Mekki mengatakan, KONI OKI merupakan Induk organisasi olahraga membawahi 39 cabor banyak sekali partai olahraga dengan kepengurusan baru didukung semua anggota.
Untuk itu KONI bersinergi dengan BNNK OKI agar generasi ke depan dapat terhindar dari penyalahgunaan narkotika. Karena tidak menutup kemungkinan atlet-atlet OKI berasal dari berbagai kecamatan mungkin ada yang terpengaruh. ” Maka dari situ kami ingin menghindarinya,”bebernya.
Ke depan mulai dari usia dini pun akan dibentengi agar mereka terhindar dari narkotika.Karena KONI memiliki program pembibitan atlet ke sekolah serta masyarakat umum.
Plt Kepala BNN OKI, Agusniarti menyambut baik KONI dengan adanya MoU. Kalau ini dilakukan pengeluhan, pencegahan dan lainnya kepada para pengurus dan atlit. KONI OKI, mereka bisa mendapatkan atlet yang memang berkualitas.
Untuk diketahui OKI merupakan wilayah yang rawan dengan 18 kecamatan dengan 314 desa. Bahkan pihaknya sudah melakukan deteksi dini kepada seluruh perangkat desa dan hasilnya luar biasa.(ata)













