Bulog Bengkulu Targetkan Penyaluran 10 Ribu Ton Beras SPHP Selesai Akhir 2025

oleh

Bengkulu, KRsumsel.com Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Bengkulu menargetkan untuk periode Juli hingga Desember 2025 selesai menyalurkan 10.418 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Kepala Perum BULOG Kanwil Bengkulu Dody Syahrial di Kota Bengkulu, Senin (14/7) menyebut, beras SPHP merupakan program pemerintah yang menjadi instrumen penting dalam mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mengantisipasi kenaikan harga beras di pasaran.

“Dalam menjalankan tugas tersebut, Bulog berkomitmen bekerjasama degan pihak-pihak terkait untuk mendistribusikan beras SPHP secara merata melalui pengecer di pasar rakyat, koperasi rakyat, outlet pangan binaan serta pemerintah daerah melalui Gerakan Pangan Murah,”ujar dia.

Ia mengatakan, penyaluran 10.419 ton beras SPHP yang dikemas dalam ukuran lima kilogram tersebut telah sesuai dengan ketentuan pemerintah, guna menjaga kualitas yang baik sampai ke tangan masyarakat.

Baca juga: Truk Tabrak Pajero Sport di Tol Batang Akibatkan Tiga Orang Tewas 

Dody menjamin jika penyaluran tersebut akan sampai ke seluruh kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Bengkulu, dengan memperhatikan kebutuhan daerah dan potensi gejolak harga.

“Kami pastikan semua daerah di wilayah Bengkulu tercover, karena stok yang dimiliki cukup dan siap melakukan intervensi kapan pun dibutuhkan,”ujar dia lagi.

Penyaluran beras tersebut melibatkan berbagai pihak, dan sebagai upaya pemerintah pusat melalui Bulog untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau.

“Karena itu untuk memastikan penyaluran beras SPHP berjalan tepat sasaran dan sesuai ketentuan, Bulog Bengkulu bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), serta satgas pangan dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan secara langsung seperti saat ini,”kata Dody.

Untuk itu, dirinya mengimbau agar seluruh masyarakat di Provinsi Bengkulu tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras di pasaran.

“Karena dengan adanya penyaluran ini stabilitas pasokan dan harga beras dapat terus terjaga, sehingga terus memastikan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional khususnya di wilayah Provinsi Bengkulu,”kata dia pula.(net)