Wabup Sigi: Tahun Depan KUR Nol Persen Mulai Direalisasikan

oleh
Screenshot_2021-12-28-07-35-19-89_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Program pemberdayaan masyarakat lewat skema KUR, sebut Samuel, merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Pusat. Karena itu, Pemerintah Pusat juga menanggulangi bunga KUR sebanyak delapan persen.

“Bunga KUR yaitu 14 persen, Pemerintah Pusat menanggulangi delapan persen. Dengan begitu bunga yang tersisa enam persen. Artinya sudah ringan, namun masyarakat kami belum mampu untuk mengembalikan bunga, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi menanggulangi bunga enam persen tersebut. Sehingga masyarakat tidak menanggung bunga dari kredit,” sebutnya.

Program KUR nol persen yaitu pemerintah menanggulangi bunga dari kredit atau pinjaman. Sementara debiture atau masyarakat menanggulangi biaya pokok dari kredit.

Samuel menjelaskan, untuk menanggulangi bunga enam persen tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi menaruh uang program di bank pelaksana KUR yaitu Bank Mandiri.

“Mereka yang berhak dapat KUR nol persen ini adalah masyarakat petani, peterak, pedagang, yang ekonomi menengah ke bawah. Kemudian, bukan PNS dan pengusaha, serta TNI dan Polri, termasuk BUMN,” kata dia.

Program KUR nol persen dijalankan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi bersama Bank Mandiri, dengan memberikan bantuan modal usaha mulai Rp2 juta hingga Rp10 juta tanpa agunan/jaminan.

“Maksud dari program ini adalah, Bupati Sigi Mohamad Irwan dan Wakil Bupati Samuel Pongi ingin membantu orang susah,” ungkapnya.(Anjas)