Kalla Sosialisasi Tanggap Bencana di Permukiman Padat Makassar

oleh
Screenshot_2021-12-22-07-32-15-74_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Melalui pelatihan dan simulasi tanggap bencana kebakaran ini juga dapat mengedukasi serta mendesiminasi praktek penanggulangan ancaman kebakaran di lingkungan masyarakat.

Pelaksanaan simulasi atau drill tanggap kebakaran ini melibatkan perwakilan masyarakat Kecamatan Rappocini dan Mariso, dengan segresi keikutsertaan yang sama antara laki-laki dan perempuan serta tetap mengikuti prosedur adaptasi COVID-19. Di antaranya pembatasan maksimal 50 (lima puluh) peserta, wajib menggunakan masker saat tatap muka, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Sementara itu, seorang warga bernama Imran yang menjadi peserta dalam kegiatan ini menunjukkan antusiasnya dalam proses pelatihan di hari pertama.

Ia dan warga lainnya mengaku banyak belajar tentang berbagai teori sederhana dalam pencegahan bencana pemukiman seperti kebakaran.

“Tentu kita antusias, kita semua bisa dapat ilmu, terlebih tadi pemateri dari tim PLN Kota Makassar yang memberikan kami penjelasan tentang cara-cara mencegah korsleting listrik sehingga kita bisa terhindar dari bencana kebakaran,” ujarnya.

Rangkaian sosialisasi ini berlangsung dua hari, dimulai dengan pemberian materi dan dilanjutkan dengan simulasi tanggap kebakaran di hari kedua.(Anjas)