Makassar, KRsumsel.com 5-Yayasan Hadji Kalla menggelar sosialisasi dan simulasi Tanggap Bencana Kebakaran pada kondisi permukiman padat seperti di Makassar yang digelar di Kelurahan Minasa Upa Makassar pada 21-22 Desember 2021.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran, Kantor PLN Wilayah Sulsel, dan juga Lembaga Inata (Inovasi Ketahanan Komunitas).
Hidayat Sukardin mewakili Kepala BPBD Kota Makassar menyampaikan Pemkot Makassar memberi apresiasi kepada Yayasan Hadji Kalla yang telah ikut berkontribusi dalam upaya penanggulangan bencana, melalui Simulasi Bencana Kebakaran Pemukiman Padat.
“Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, namun membutuhkan dukungan dan peran serta organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat,” katanya.
BPBD Makassar dan Dinas Pemadam Kebakaran mencatat kejadian kebakaran di Kota Makassar dari Januari hingga Desember 2021 mencapai 133 kejadian dengan kerugian ditaksir kurang lebih Rp21,7 miliar.
“Frekuensi kebakaran yang cukup tinggi ini tentunya menjadi pembelajaran untuk mewaspadai ancaman tersebut dengan strategi mitigasi, sosialisasi serta edukasi penanggulangannya,” urai Hidayat.
Direktur Eksekutif Yayasan Hadji Kalla Mohammad Zuhair mengungkapkan bahwa Yayasan Hadji Kalla berkomitmen untuk mendukung program kemanusiaan, sebagai bentuk tanggung jawab sosial korporasi Kalla Group terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Dimana peningkatan kapasitas masyarakat adalah penting untuk memperkuat ketangguhan terhadap bencana.
“Kegiatan yang saat ini kami selenggarakan bersama mitra kerja NGO Yayasan INANTA, kiranya dapat memberikan kontribusi bagi penanggulangan bencana di Kota Makassar,” ujarnya.













