Pemerintah Indonesia memandang bahwa pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan memerlukan kolaborasi antara pemangku kepentingan, juga pengharmonisasian kebijakan dari hulu ke hilir terkait perencanaan dan pengembangan energi baru terbarukan.
“Kami berkomitmen untuk mendukung dan membangun kompetensi sumber daya manusia terkait sektor energi terbarukan terutama pembangkit listrik tenaga surya, pembangkit listrik tenaga air skala kecil, dan pengelolaan sampah,” ujar Laode.
South-South Triangular Cooperation on Renewable Energy (SSTC RE) yang kini digelar merupakan forum kemitraan antar negara tentang energi terbarukan yang dilaksanakan secara berkelanjutan sejak 2021 hingga 2023.
Kegiatan bulan November ini merupakan kegiatan kedua yang telah berlangsung dan merupakan flagship program kerja sama negara-negara berkembang di Indonesia.
Kemitraan ini dilaksanakan dengan dukungan pendanaan dari Indonesian-German project on the Strengthening Capacities for Policy Planning for the Implementation of the 2030 Agenda in Indonesia and in the Global South (SDGs SSTC).













