Pemprov Sumbar Dorong Masyarakat Tanam Kelapa Hibrida

oleh
Screenshot_2021-10-28-07-22-13-58_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Padang, KRsumsel.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendorong masyarakat di daerah itu untuk menanam kelapa hibrida karena potensi yang besar dan nilai jualnya yang tinggi.

“Salah satu komoditas yang tidak pernah turun harganya adalah kelapa, cuma buahnya saja yang turun dari pohon, di pasaran terus meningkat bahkan yang dijual sudah produk olahan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Padang, Rabu.

Ia menyampaikan hal itu pada puncak bulan inklusi keuangan diisi salah satunya dengan penyerahan CSR bantuan bibit kelapa dari industri jasa keuangan kepada masyarakat.

Menurutnya saat ini pohon kelapa di Sumbar terus berkurang salah satunya karena batangnya digunakan sebagai komponen membuat rumah.

Pemprov Sumbar Dorong Masyarakat Tanam Kelapa Hibrida

Ia melihat saat ini belum ada program serentak menanam kelapa dan kalau satu rumah menanam 50 batang akan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Apalagi di sepanjang pantai di Sumbar masih banyak tanah yang belum ditanami,” ujarnya.

Selain itu kepala hibrida lebih cepat berbuah dan usianya bisa mencapai 30 tahun sehingga bisa menjadi solusi mengurangi kemiskinan di masyarakat.

“Kelapa hibrida juga lebih mahal dibandingkan kelapa biasa,” kata dia