Tidak tanggung-tanggung, Ahmad mengungkapkan bahwa siap menfasilitasi PLN untuk membangun SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) hingga lima unit dalam mendukung penggunaan kendaraan listrik di tengah masyarakat Sidrap, khususnya ASN.
Meski demikian, menurutnya, hal utama yang perlu dilakukan ialah sosialisasi dan edukasi kepada para ASN atas transformasi penggunaan kendaraan listrik tersebut.
Lebih jauh, dia menjelaskan bahwa hal ini seiring dengan program Pemerintah Pusat yang menargetkan tahun 2040 mendatang, tidak ada lagi kendaraan berbahan bakar konvensional.
Guna mendukung terbentuknya ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Sulawesi, PLN UIW Sulselrabar telah membangun satu SPKLU fast charging pertama di Indonesia Timur yang berada di PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mattoanging, Kota Makassar.
Ke depan, PLN UIW Sulselrabar akan menambah dua lokasi SPKLU yakni satu lokasi di Sulawesi Selatan dan satu lokasi di Sulawesi Tenggara. Dengan cadangan daya yang ada yaitu sebesar 588 MW, PLN siap melayani kebutuhan listrik. Olehnya, para investor diharapkan tidak perlu ragu berinvestasi di Provinsi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.(Anjas)













