Upaya persuasif petugas gabungan TNI-Polri yang mengamankan aksi sejak Kamis siang itu mampu meluluhkan hati mahasiswa hingga bersedia bubar tanpa kekerasan.
“Kami berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang mengakhiri aksi dengan tertib dan damai,” ucap Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta.
Upaya membujuk massa mahasiswa agar bersedia membubarkan diri memang sempat berjalan alot. Massa menolak bubar dan tetap bertahan di jalan meski melanggar aturan menyampaikan aspirasi di depan umum melewati batas waktu pukul 18.00 WITA.
Namun sejak awal Kapolda tak ingin adanya kekerasan dan justru mengajak mahasiswa berdiskusi. Dia bahkan memerintahkan pasukan pengamanan mundur menjauhi mahasiswa.
“Saya jamin tak ada satu butir batu pun dilempar ke arah mahasiswa. Saya perintahkan anggota mundur menjauh dan tak ada upaya refresif,” ucap Nico kala menemui mahasiswa.
Kesabaran dan ketenangan Kapolda yang mengomando pasukan pengamanan pun akhirnya berbuat manis. Sekitar pukul 00.10 WITA, massa bersedia membubarkan diri dengan tertib tanpa tindakan refresif aparat. (Anjas)












