Satu Keluarga Di Kecamatan Badau Kalbar Positif COVID – 19

oleh
62474-ilustrasi-keluarga-dan-corona

Putussibau, Kapuas Hulu, KRsumsel.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat menyatakan saat ini di daerah tersebut ada penambahan empat kasus positif COVID – 19,  yang merupakan satu keluarga berdomisili di Kecamatan Badau, daerah perbatasan Indonesia – Malaysia.

“Untuk hari ini (Rabu 2/9) ada penambahan kasus positif COVID – 19 terhadap empat orang yang merupakan satu keluarga di Kecamatan Badau, saat ini sedang menjalani isolasi di Rumah Sakit Sintang,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, Nazaruddin, di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu.

Disampaikan Nazaruddin, ke empat pasien tersebut pernah kontak dengan pasien positif COVID – 19 sebelumnya saat acara pernikahan di Kecamatan Badau. Kemudian dengan inisiatif ke empatnya melakukan tes usap ke Rumah Sakit Sintang, dimana hasilnya dinyatakan positif COVID – 19.

Menurut dia, selain penambahan kasus positif COVID – 19, di Kapuas Hulu juga ada penambahan pasien sembuh dari COVID – 19 sebanyak 15 orang.

” Jadi total kasus terkonfirmasi positif COVID – 19 di Kapuas Hulu sebanyak 43 orang, total sembuh 32 orang dan masih menjalani isolasi itu ada 11 orang terdiri dari tujuh orang isolasi di Kecamatan Badau dan empat orang menjalani isolasi di Rumah

Sakit Sintang,” jelas Nazaruddin.

Dengandemikian kata Nazaruddin, kasus positif COVID – 19 di Kapuas Hulu saat ini terdapat 11 orang dan semuanya berasal dari Kecamatan Badau, sedangkan kecamatan lain serta Kota Putussibau dan sekitarnya untuk saat ini (Rabu, 2/9) tidak ada penambahan kasus COVID – 19 dan yang sebelumnya positif sudah sembuh.

” Semoga 11 orang warga Badau yang saat ini masih positif COVID – 19 juga segera sembuh,” ucap Nazaruddin.

Meskipun demikian, Nazaruddin mengimbau agar masyarakat Kapuas Hulu tetap disiplin protokol kesehatan dan saling memberikan dukungan agar COVID – 19 segera berlalu.

” Kami minta pasien COVID – 19 dan keluarganya tidak dikucilkan, virus tersebut merupakan wabah, yang harus kita hadapi bersama tentunya dengan mengantisipasi sebaran dengan menerapkan protokol kesehatan,” pinta Nazaruddin. (Anjas)