Krsumsel.com, Yogyakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta kembali mengoperasikan Kereta Api (KA) Tambahan pada Senin (7/9) untuk mendukung mobilitas masyarakat imbas penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik di Jabodetabek.
“KA Tambahan relasi Yogyakarta-Gambir dengan jadwal keberangkatan pukul 18.20 WIB dari Stasiun Yogyakarta masih dijalankan pada hari ini,”kata Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih di Yogyakarta, Senin (7/9).
Feni menjelaskan, KA Tambahan Yogyakarta–Gambir tersebut membawa rangkaian yang terdiri atas tujuh kereta eksekutif Stainless Steel.
Baca juga: Delapan Pesawat Batal Terbang dari Kupang-Jakarta dan Sebaliknya
Penambahan perjalanan ini diharapkan menjadi moda transportasi alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian ke wilayah Jakarta dan sekitarnya maupun arah sebaliknya di tengah gangguan operasional penerbangan udara.
Sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik, KAI Daop 6 mengimbau para penumpang untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan, seperti menggunakan masker serta kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruang.
“Pelanggan juga diimbau mematuhi arahan petugas di stasiun maupun di atas kereta. Apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau iritasi, segera hubungi petugas untuk mendapatkan bantuan,”kata Feni.
Pihaknya memastikan akan terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan pembaruan informasi perjalanan secara berkala.
“Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perjalanan kereta api dapat mengakses kanal resmi Contact Center KAI121 atau akun media sosial resmi KAI121,”katanya.(net)


















