Krsumsel.com, Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meresmikan Jembatan Armco kombinasi Bailey dampak bencana di Desa Parjalihotan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumut.
“Kehadiran jembatan ini diharapkan semakin memperlancar akses masyarakat dan mendukung aktivitas warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah,”ucap Bobby usai meresmikan Jembatan Bailey Parjalihotan di Tapanuli Tengah Sumatera Utara, Jumat (4/9).
Ia melanjutkan, Jembatan Bailey Parjalihotan merupakan salah satu dari total 13 jembatan dibangun personel TNI bersama masyarakat atas upaya penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumut akhir November 2025.
Baca juga:Unit Ranmor Amankan Tersangka Penggelapan Sepeda Motor
Jembatan Bailey Parjalihotan itu menghubungkan Dusun 6 dan Dusun 7 di Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah. Bobby mengajak seluruh pihak terkait untuk menjaga dan memantau kondisi jembatan agar dapat terus digunakan dengan baik.
“Saya minta setiap dua bulan atau tiga bulan kita cek jembatannya kalau kalau masih ada kekurangan boleh kita bantu penguatannya,”kata Bobby.
Pihaknya juga mengapresiasi jajaran TNI yang telah berkolaborasi dengan masyarakat setempat atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan sangat penting guna mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat.
“Mudah-mudahan dapat membantu akses bapak ibu semua untuk anak-anak sekolah,”tutur Bobby. Gubernur juga mengatakan, pembangunan Jembatan Bailey Parjalihotan ini merupakan salah satu upaya penanganan bencana terjadi di Tapanuli Tengah, dan sejumlah wilayah Sumut.
“Penanganan bencana akan dilakukan sampai dengan 2028, misalnya ada jalan yang rusak nanti kita bangun,”papar Bobby. Gubernur juga sempat berdialog langsung dengan masyarakat. Dalam dialog ini, Bobby menyampaikan rencana pemberian modal usaha bagi masyarakat melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Bank Sumut.(net)
















