Krsumsel.com, Medan – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara dalam kurun 2022–2026 telah mengganti 3.131 batang bantalan kayu lintasan rel kereta api menjadi ke material sintetis ramah lingkungan sebagai wujud komitmen pemeliharaan prasarana perkeretaapian yang berkelanjutan.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo di Medan, Senin (24/8) menyampaikan, pengalihan penggunaan material tersebut merupakan langkah konkret KAI dalam mendukung keandalan prasarana sekaligus menjaga kelestarian bumi.
“Selama ini, khususnya pada jembatan kereta api berangka baja, masih menggunakan bantalan dengan material kayu. Seiring dengan semakin terbatasnya pasokan kayu, penggunaan bantalan sintetis ini menjadi solusi inovatif untuk menggantikan bantalan kayu sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan,”katanya.
Penerapan bantalan sintetis di wilayah KAI Divre I Sumatera Utara telah dimulai sejak 2022 secara bertahap. Hingga 2026, akumulasi bantalan sintetis yang terpasang mencapai 3.131 batang.
Baca juga: Tujuh Varietas Kopi di Kepahiang Diusulkan Miliki Lisensi Nasional
Rinciannya meliputi 200 batang pada 2022, 240 batang pada 2023, 850 batang pada 2024, 913 batang pada 2025, serta target 928 batang pada 2026 yang dijadwalkan rampung seluruhnya sebelum akhir tahun.
Anwar menjelaskan, penggunaan material sintetis pada jembatan memiliki berbagai keunggulan teknis dan lingkungan. Selain memiliki daya peredaman getaran yang setara dengan kayu, material sintetis memiliki masa pakai yang jauh lebih panjang hingga melebihi 50 tahun.
Bahan itu juga tahan terhadap kelembaban, cuaca ekstrem, serta paparan bahan kimia seperti tumpahan oli dan solar sehingga tidak mudah lapuk atau rusak.
Disamping keunggulan struktur, elastisitas bantalan sintetis mampu meredam tingkat kebisingan saat kereta api melintas di atas jembatan. Lebih dari itu, penerapan teknologi ini berdampak langsung pada pengurangan konsumsi kayu.
“Semakin banyak bantalan sintetis yang kita gunakan, semakin banyak pohon yang dapat diselamatkan dari penebangan. Dengannya, ribuan pohon berhasil kita selamatkan. Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan KAI untuk mewujudkan bumi yang lebih hijau,”tegas Anwar.(net)















