Krsumsel.com, Medan – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mengingatkan nelayan dan pemangku kepentingan lainnya agar waspada potensi terjadinya gelombang setinggi empat meter di sejumlah perairan Sumatera Utara pada 22 hingga 24 Agustus 2026.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Dasmian Sulviani di Medan, Jumat (21/8) mengatakan, gelombang setinggi empat meter tersebut berpotensi terjadi di Perairan Barat Kepulauan Nias, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias dan Perairan Barat Kepulauan Batu.
Baca juga: Jeep Terbakar Tewaskan Dua Orang di Jagorawi
Sementara di Perairan Barat Sumatera Utara, Perairan Kepulauan Batu, Perairan Timur Kepulauan Nias dan Perairan Timur Sumatera Utara berpotensi diterjang gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.
Terkait hal tersebut, BMKG mengingatkan nelayan yang menggunakan perahu agar waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter, demikian juga dengan kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 Meter.
Sementara kapal ferry harus juga waspada jika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Disebutkan adanya belokan angin serta hangat nya suhu muka laut di perairan barat dan timur Sumatera bagian utara dapat meningkatkan potensi penguapan sehingga dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan awan hujan di wilayah Sumatera bagian utara.
Pola angin di wilayah ini pada umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan angin berkisar 4-25 knot.(net)
















