Wako H Arlan Sambut 914 Mahasiswa UIN Raden Fatah 

oleh

PRABUMULIH, KRSUMSEL.COM – Sudut-sudut Kota Prabumulih dipastikan akan lebih dinamis dalam beberapa pekan ke depan. Sebanyak 914 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-85 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang resmi diterjunkan untuk melebur dan mengabdi di tengah masyarakat Bumi Seinggok Sepemunyian.Prosesi serah terima ratusan mahasiswa kreatif ini berlangsung hangat di Pendopoan Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih,Jumat (17/07/26).

Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menyambut langsung rombongan yang dipimpin oleh Rektor UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., beserta jajaran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).

Bagi H. Arlan, kehadiran mahasiswa KKN ini bukan sekadar urusan pemenuhan kewajiban akademik di atas kertas. KKN adalah panggung pembuktian di mana teori-teori dari bangku kuliah diuji secara langsung untuk menyelesaikan masalah nyata di lapangan.

Baca juga: Buronan Kasus Cabul Asal Kota Payakumbuh Diringkus Kejaksaan 

“Kami merasa terhormat dan bangga karena Kota Prabumulih kembali dipercaya sebagai lokasi pelaksanaan KKN oleh UIN Raden Fatah Palembang,” ungkap H. Arlan hangat saat menyapa para mahasiswa.

Tiga “Misi Utama” untuk Agen Perubahan

Agar pengabdian ini berjalan maksimal dan memberikan dampak yang terasa langsung oleh warga, Wali Kota menitipkan tiga harapan besar kepada para peserta KKN.

Pemicu Inovasi di Desa dan Kelurahan Mahasiswa ditantang menjadi motor penggerak di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kreatif, pemberdayaan UMKM, hingga mengakselerasi program digitalisasi di tingkat desa dan kelurahan.

Sinergi Mengatasi Isu Krusial Daerah

Program kerja KKN diharapkan sejalan dengan visi “Prabumulih Makmur dan Sejahtera”. Mahasiswa diminta ikut andil membantu pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting, mengendalikan inflasi, serta mengentaskan kemiskinan lewat edukasi dan aksi nyata.

Menjaga Etika dan Kehormatan: Menjaga nama baik almamater dan menghormati adat istiadat lokal adalah kunci utama agar program-program yang dicanangkan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat setempat.(Roy)