Berawal Uang Service Motor, Wanita di Palembang Babak Belur Dianiaya Pacar 

oleh

Krsumsel.com, PALEMBANG — Alih alih berselisih soal uang servis motor senilai Rp 500 ribu, malah berujung aksi penganiayaan. Peristiwa ini dialami seorang wanita muda yakni MT (26) harus babak belur bagian muka dan tubuh usai diduga dianiaya oleh sang kekasih di sebuah kamar kos kawasan Jalan Tombak Kecamatan Kemuning, Palembang, pada Selasa, (7/7/2026), kemarin sekitar pukul 12.00.

Tak terima menahan sakit dan tangis, korban pun terpaksa melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Rabu, (8/7/2026), pagi.

Baca juga: Tim SAR Evakuasi Pria Hanyut di Sungai Lau Biang Kabupaten Karo

Dihadapan petugas korban menuturkan, dirinya menjadi korban penganiayaan yang dilakukan pacarnya setelah terjadi cekcok terkait uang yang sebelumnya dititipkan untuk biaya servis sepeda motor.

“Awalnya terlapor menitipkan uang Rp 500 ribu untuk servis motor. Saya juga berjanji akan menambahkan uang tersebut untuk biaya servis. Namun saat dia meminta uang itu kembali, kami justru bertengkar hingga berakhir dengan kekerasan,” ungkap korban.

Lanjut korban, saat pertengkaran terjadi dan memuncak, Terlapor menariknya masuk ke dalam kamar kos. Di lokasi itulah korban mengaku dipukul, ditampar, dan didorong hingga membentur dinding.

Akibat dugaan penganiayaan tersebut, korban mengalami bibir robek, memar di pelipis kanan, hidung dan dahi, serta luka gores di lengan kiri.

“Oleh karena itulah saya melapor ke pihak kepolisian dan berharap pelaku dapat ditangkap dan diproses hukum yang berlaku,” harapnya.

Sementara, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang Ipda Tamia Ramadhany membenarkan adanya laporan korban terkait penganiayaan dan sudah telah diterima.

“Laporan akan segera kami serahkan ke unit Perlindungan Permpuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.(Kiki)