Lokasi Gelar Melayu Serumpun di Medan Distrerilkan Brimob 

oleh

Krsumsel.com, Medan – Personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mensterilkan lokasi Gelar Melayu Serumpun (Gemes) ke-IX di Lapangan Merdeka Medan untuk memastikan area kegiatan aman dari potensi gangguan keamanan.

“Kegiatan itu sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan, khususnya ancaman bahan peledak, zat kimia berbahaya, maupun unsur berbahaya lainnya di lokasi kegiatan,”ujar Panit 3 Subden Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Sumut Ipda Rahmat Hidayat di Medan, Minggu (28/6).

Rahmat menjelaskan, personel Jibom KBRN melakukan penyisiran secara menyeluruh di kawasan Lapangan Merdeka menggunakan peralatan khusus sesuai standar operasional untuk memastikan seluruh area dalam kondisi aman.

Baca juga: Tunggakan Pajak Kendaraan di Kuansing Riau Capai Rp20 Miliar

Hasil sterilisasi tidak menemukan barang mencurigakan yang mengarah pada bahan peledak maupun zat kimia berbahaya sehingga lokasi dinyatakan aman dan siap digunakan untuk pelaksanaan kegiatan.

“Dari hasil pelaksanaan sterilisasi, tidak ditemukan adanya barang mencurigakan yang mengarah pada bahan peledak maupun zat kimia berbahaya lainnya,”ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan komitmen Brimob Sumut dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung kelancaran agenda budaya berskala nasional dan internasional di Sumatera Utara.

“Dengan pengamanan maksimal, diharapkan Gelar Melayu Serumpun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, sekaligus menjadi kebanggaan bersama dalam melestarikan budaya Melayu,”katanya.

Gemes ke-IX digelar di Kota Medan pada 27–30 Juni 2026 dan dihadiri para wali kota dari seluruh Indonesia sebagai rangkaian Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Selain itu, kegiatan tersebut juga diikuti delegasi dari enam negara, yakni Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Korea Selatan dan China.(net)