Gempita HUT Palembang ke-1343: Ribuan Pelari ‘Sapu’ Jembatan Ampera di Mandiri Tourism Run

oleh

KRSumsel.com, Palembang – Kemeriahan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 terasa begitu istimewa tahun ini. Lewat gelaran Mandiri Ampera Tourism Run 2026, ajang lari berskala nasional ini sukses menyedot antusiasme ribuan peserta yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.

Mengambil titik utama di kawasan ikonik Jembatan Ampera, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan lari biasa. Event ini berhasil menjadi perpaduan harmonis antara empat elemen penting:

Olahraga – Mempromosikan gaya hidup sehat.

Pariwisata & Budaya – Menyuguhkan keindahan panorama Sungai Musi.

Sejarah – Merayakan warisan panjang salah satu kota tertua di Indonesia.

Sinergi inilah yang semakin memperkuat citra Palembang sebagai destinasi sport tourism unggulan di tanah air.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan apresiasi terdalamnya kepada seluruh pihak yang terlibat—mulai dari peserta, panitia, sponsor, komunitas, hingga masyarakat setempat yang bahu-membahu menyukseskan acara ini.

“Terima kasih atas antusiasme yang luar biasa. Kehadiran ribuan pelari dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa Palembang semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism yang mampu memadukan olahraga, budaya, sejarah, dan pariwisata dalam satu pengalaman yang berkesan,” ujar Ratu Dewa.

Dikatakannya, sejak pendaftaran dibuka pada Februari 2026, lebih dari 3.500 pelari mendaftarkan diri. Para peserta datang dari Kota Palembang serta 140 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, menjadikan ajang ini sebagai salah satu event olahraga terbesar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang tahun ini.

Tidak hanya mempertandingkan nomor 5K dan 10K, penyelenggara juga menghadirkan inovasi baru melalui kategori 21K (Half Marathon).

Kehadiran nomor ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan sekaligus membuka peluang bagi Palembang untuk menjadi tuan rumah event lari yang semakin kompetitif di tingkat nasional.

Para pelari memperebutkan hadiah dengan total nilai puluhan juta rupiah.

Baca juga: Tunggakan Pajak Kendaraan di Kuansing Riau Capai Rp20 Miliar

Selain hadiah bagi para juara, seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan lomba berhak memperoleh medali finisher sebagai bentuk apresiasi atas semangat, ketangguhan, dan sportivitas mereka.

Keunikan Mandiri Ampera Tourism Run terletak pada rute yang melintasi sejumlah kawasan bersejarah Kota Palembang.

Seperti Benteng Kuto Besak, kawasan tepian Sungai Musi, hingga berakhir di Jembatan Ampera, ikon kebanggaan masyarakat Palembang.

Lintasan tersebut tidak hanya memberikan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan panorama kota yang kaya akan nilai sejarah, budaya, dan keindahan alam.

Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini juga didukung penuh oleh Bank Mandiri sebagai sponsor utama, yang menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mengembangkan sektor olahraga dan pariwisata.

Menurut Ratu Dewa, kolaborasi multihelix yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, komunitas, media, akademisi, dan masyarakat merupakan kunci dalam mewujudkan Palembang sebagai kota yang maju, sehat, dan berdaya saing.

“Event seperti ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana untuk menggerakkan perekonomian daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkenalkan kekayaan budaya Palembang, serta membangun gaya hidup sehat di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Di penghujung acara, Ratu Dewa menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas.

“Pemerintah Kota Palembang berharap Mandiri Ampera Tourism Run terus berkembang menjadi agenda tahunan berskala nasional yang semakin memperkuat posisi Palembang sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia. Sampai jumpa pada penyelenggaraan tahun depan,” pungkasnya. (edi)