BANYUASIN,KRSumsel.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0430/Banyuasin di bawah pimpinan Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, S.E., M.H.I., M.Han. menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) bertajuk “Bola Gembira” pada Senin (22/06/2026).
Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuasin Wardoyo, S.I.Kom., beserta anggota PWI, dan perwakilan mahasiswa dari Persatuan Mahasiswa Banyuasin (PMB), Irfansyah.
Kegiatan nobar ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih cair dan harmonis antara aparat kewilayahan, insan pers, dan elemen pemuda. Tema “Nonton Gembira” dipilih untuk menciptakan suasana yang santai namun tetap bermakna dalam mempererat tali persaudaraan
Dalam sambutannya, Dandim 0430/Banyuasin diwakili kasdim Letkol Inf Drs Syaibudin di dampingi Pasi Ter Kapten Inf Panca Agung Putra Wijaya, Danramil Pangkalan balai Kapten Inf Erwin Suhaimi, Pasi pers Katen Arah Mustajab menegaskan bahwa kolaborasi antara TNI, media massa, dan mahasiswa merupakan tiga pilar penting dalam menjaga kondusifitas serta mendorong kemajuan daerah.
“Melalui momen ‘Bola Gembira’ ini, kita ingin menunjukkan bahwa hubungan TNI dengan pers dan mahasiswa bukanlah hubungan yang kaku atau formal semata. Kita butuh ruang interaksi yang hangat agar sinergi ke depan dapat terbangun atas dasar saling percaya dan pengertian,” ujar Letkol Inf Drs Syaibudin.
Baca juga: Pedagang Diminta Tidak Naikkan Harga di Festival Tabut Bengkulu
Ketua PWI Banyuasin, Wardoyo, mengapresiasi inisiatif Kodim tersebut. Menurutnya, pendekatan humanis seperti ini sangat efektif untuk mendekatkan hati seluruh komponen bangsa.
Sementara itu, perwakilan Forum Mahasiswa Banyuasin menyatakan bahwa kegiatan semacam ini membuka wawasan mereka tentang peran TNI tidak hanya sebagai pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial kemasyarakatan.
Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan tawa. Para peserta menikmati tayangan film bersama sambil berdiskusi ringan mengenai berbagai isu aktual di Banyuasin. Interaksi informal ini dinilai mampu meruntuhkan sekat-sekat hierarki dan menciptakan kesetaraan dalam berkomunikasi.
Sementara itu, Ketua Persatuan Mahasiswa Banyuasin (PMB),Irfansyah menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sebagai agen perubahan yang mampu menjembatani aspirasi masyarakat melalui kolaborasi bersama media dan aparat negara.
“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa, insan pers, dan TNI dapat berjalan beriringan dalam menciptakan ruang dialog yang positif, menjaga persatuan, serta menghadirkan solusi bagi masyarakat Banyuasin.”
Setelah sesi diskusi, seluruh peserta mengikuti agenda Nonton Bareng Piala Dunia yang dikemas dalam konsep santai dan penuh keakraban. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media mempererat hubungan emosional antar peserta serta membangun komunikasi yang lebih terbuka.
Melalui kegiatan ini, Persatuan Mahasiswa Banyuasin, PWI Banyuasin, dan TNI menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi yang produktif, menjaga persatuan bangsa, serta menghadirkan ruang-ruang positif yang mampu memperkuat solidaritas masyarakat.
“Bersatu, Berkolaborasi, Mengabdi untuk Negeri” menjadi semangat bersama yang diharapkan terus hidup dalam setiap langkah mahasiswa, insan pers, dan TNI demi Banyuasin yang lebih maju, harmonis, dan berdaya saing.(Yan)

















