KRSumsel.com, Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus tancap gas memperkuat ekosistem wirausaha lokal. Melalui gelaran Sultan Muda Onboarding Day 2026 di Kantor OJK Sumsel, sinergi ini resmi diluncurkan untuk melahirkan generasi pengusaha muda yang cerdas finansial.
Kegiatan strategis ini merupakan langkah nyata implementasi Program 100.000 Sultan Muda. Didukung penuh oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC), program ini dirancang untuk menciptakan pengusaha muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga tangguh menghadapi dinamika ekonomi global.
Kolaborasi Lintas Sektor: Diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel dengan sokongan penuh OJK, acara ini menjadi magnet bagi ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, pemuda, hingga calon wirausaha. Kolaborasi ini membuktikan bahwa Sumsel serius dalam membangun infrastruktur pendukung bagi pelaku usaha pemula.
Lebih dari Sekadar Pelatihan
Peserta tidak hanya diajarkan cara berjualan, namun dibekali dengan kurikulum komprehensif yang mencakup:
Fondasi Finansial: Pengelolaan keuangan pribadi sebagai pilar utama bisnis.
Akselerasi Digital: Pemanfaatan teknologi untuk memperluas skala UMKM.
Ketahanan Usaha: Literasi investasi cerdas dan manajemen risiko agar bisnis tetap sustainable.
Langkah ambisius ini diharapkan mampu mengubah wajah ekonomi daerah, menjadikan pemuda Sumatera Selatan sebagai aktor utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan digital
Baca juga: BKSDA Sumbar Pasang Kandang Jebak Evakuasi Harimau di Agam
Dr. H. M. Fajri Zabidi selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda di Sumatera Selatan.
“Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2026 ini merupakan upaya konkret dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian pemuda Sumatera Selatan melalui pengembangan kewirausahaan. Kami ingin memastikan para peserta tidak hanya memiliki ide usaha, tetapi juga dibekali keterampilan, akses terhadap pendampingan, legalitas usaha, serta pembiayaan, sehingga mampu menciptakan usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing. Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung visi Gubernur Sumatera Selatan untuk mencetak generasi muda yang mandiri secara ekonomi,” ujar Fajri.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sumatera Selatan Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ir. H. Panji Cahyanto, menyampaikan bahwa pembangunan kewirausahaan pemuda menjadi salah satu fokus strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pelatihan Kewirausahaan Pemuda merupakan bagian strategis dalam mendukung Program 100.000 Sultan Muda. Melalui kegiatan ini, kami menekankan penguatan kapasitas generasi muda, baik dari sisi teknis, manajerial, maupun pengelolaan usaha, agar mampu menjadi wirausaha yang tangguh, produktif, dan berdaya saing dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Panji.
Arifin Susanto Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan melalui Leader’s Insight, menyampaikan bahwa penguatan literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi utama dalam membangun wirausaha muda yang berkelanjutan.
“Melalui Sultan Muda Onboarding Day 2026, OJK bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan muda yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas, literasi dan inklusi keuangan, hingga perluasan akses pembiayaan dan pasar. Program ini tidak hanya mencetak wirausaha baru, tetapi juga mempersiapkan Sultan Muda agar mampu naik kelas, menjadi pelaku usaha yang bankable, adaptif terhadap digitalisasi, serta memiliki daya saing hingga menembus pasar yang lebih luas, termasuk ekspor sejalan dengan implementasi Sultan Muda XporA 2026.” ujarnya.
Dikatakannya, Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan seremoni Sultan Muda Onboarding Day, penyerahan simbolis inklusi keuangan kepada UMKM muda, serta penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebagai bentuk dukungan konkret dalam pengembangan kewirausahaan pemuda.
“Melalui kegiatan ini, OJK Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan muda yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, serta mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah menuju Sumatera Selatan Maju Terus untuk Semua.” pungkasnya. (edi)














