Probolinggo, Krsumsel.com – Wali kota Probolinggo Jawa Timur Aminuddin mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan penghematan energi dengan menggunakan sepeda angin atau kendaraan listrik ke kantor, khususnya setiap hari Selasa dan Kamis.
“Kami mulai melakukan pembiasaan dari sekarang. Mudah-mudahan semangat efisiensi bahan bakar minyak (BBM) itu bisa berjalan dan membantu mengantisipasi potensi kelangkaan,”kata Wali kota Aminuddin dalam keterangannya di Kota Probolinggo, Senin (6/4).
Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya ASN, untuk melakukan penghematan energi dalam menyikapi eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi rantai pasok minyak dunia dan ketersediaan BBM nasional.
Baca juga: Tim SAR Temukan Dua Korban Jatuh dari Kapal di Sungai Barito
“Bagi ASN yang belum memiliki sarana, pemerintah kota juga menyiapkan fasilitas transportasi berupa armada Elf milik pemkot yang akan beroperasi dengan sistem penjadwalan melalui layanan call center 112,”tuturnya.
Seruan itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Probolinggo Nomor 100.3.4.3/189/425.001/2026 Tentang Antisipasi Dampak Geopolitik Global Terhadap Pasokan BBM tertanggal 18 Maret 2026.
Dalam SE itu disebutkan perkembangan situasi eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi rantai pasok minyak dunia dan ketersediaan BBM nasional, karena itu diimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Probolinggo untuk tetap tenang dan melakukan langkah-langkah antisipasi.
“Menghindari pembelian berlebihan (panic buying). Masyarakat diimbau untuk membeli BBM sewajarnya dan sesuai dengan kebutuhan operasional sehari-hari. Kepanikan masyarakat dalam membeli BBM justru akan memicu kelangkaan semu di SPBU,”katanya.
Ia mengatakan, masyarakat diimbau melakukan penghematan energi dengan cara menggunakan kendaraan bermotor dengan bijak. Hindari perjalanan yang tidak mendesak, matikan mesin kendaraan saat berhenti lama, dan pastikan kendaraan dalam kondisi terawat agar konsumsi bahan bakar lebih efisien.
“Khusus bike to work. ASN Pemerintah Kota Probolinggo diinstruksikan untuk menggiatkan kembali bersepeda ke tempat kerja setiap hari Selasa dan Kamis yang dilaksanakan mulai tanggal 26 Maret 2026. Masing-masing OPD juga diminta melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan tersebut kepada Sekretaris Daerah Kota Probolinggo tiap awal bulan,”ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo M. Abas menyatakan dukungannya terhadap gerakan bersepeda ke kantor sesuai dengan SE Wali kota Probolinggo.
“Bersepeda tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi upaya nyata penghematan energi. Kegiatan itu bisa menjadi contoh gaya hidup sehat sekaligus efisien bagi masyarakat,”katanya.(net)

















