Pembangunan Sejumlah Jalan di Sulsel Kini Tahap Pengaspalan

oleh

Makassar, krsumsel.com Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui skema Multi Years Project (MYP) dengan sejumlah ruas strategis yang kini mulai memasuki tahap pengaspalan.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Muhammad Rosyadi di Makassar mengatakan, pekerjaan terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Ia menjelaskan, persentase progres pada beberapa ruas mencerminkan tahapan awal pekerjaan serta pekerjaan dasar sebelum pengaspalan dilakukan secara menyeluruh.

“Paket 1 dan Paket 2 saat ini mulai bergerak, meskipun sebagian ruas masih berada pada tahap awal pengerjaan,”ujarnya.

Pada Paket 1, ruas Ujung Lamuru–Palattae serta ruas Panciro–Batas Kota Makassar tercatat telah mencapai progres sekitar 0,309 persen. Sementara itu, ruas Tanete–Tanaberu saat ini sedang dalam tahap pengerjaan bahu jalan.

Baca juga: Korban Kecelakaan di Jalur Pendakian Gunung Rinjani Dievakuasi

Untuk Paket 2, ruas Batas Kota Makassar–Bonto Ramba dilaporkan telah mencapai progres sekitar 1,3 persen. Serta Ruas Panciro-Batas Makassar yang tengah dikerjakan.

Sementara itu, pada ruas Batas Gowa–Tondong tengah dilakukan pekerjaan penambalan atau pelapisan ulang aspal guna meningkatkan kualitas permukaan jalan.

Sebelumnya, Pemprov Sulsel juga telah memperbarui progres Paket 3 di Kabupaten Sidenreng Rappang. Dua ruas jalan di wilayah tersebut kini telah memasuki tahap pengaspalan dasar hingga pelapisan akhir.

“Ruas Pangkajene Sidrap–Rappang sedang dalam proses pengerjaan aspal dasar dan pelapisan akhir. Sementara itu, pekerjaan serupa juga berlangsung pada ruas Batas Sidrap–Malimpung,”kata Rosyadi.

Ia menambahkan, selain pengaspalan, pekerjaan bahu jalan juga dilakukan untuk meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan.

Rosyadi menyebutkan, panjang ruas Batas Sidrap–Malimpung mencapai sekitar 4,90 kilometer, sementara ruas Pangkajene Sidrap–Rappang sepanjang 9,30 kilometer.

Berdasarkan data terbaru, progres pekerjaan ruas Batas Sidrap–Malimpung telah mencapai sekitar 7,83 persen, sedangkan ruas Pangkajene Sidrap–Rappang mencapai 12,44 persen.

Ruas-ruas yang ditangani merupakan jalur penghubung utama antarwilayah yang selama ini menjadi akses vital masyarakat, termasuk untuk mobilitas harian dan distribusi logistik.

“Perbaikan infrastruktur jalan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di daerah,”ujarnya.(net)