Sinergi OJK Sumsel & Influencer: Cerdas Finansial, Jago Komunikasi!

oleh

KRSumsel.com, Palembang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Capacity Building bagi influencer kepemudaan di Kantor OJK Sumsel. Langkah ini merupakan bagian dari strategi OJK memperkuat literasi dan inklusi keuangan melalui peran generasi muda sebagai motor edukasi masyarakat.

Kepala Divisi Pengawasan PEPK OJK Sumsel, Asnawati, menekankan pentingnya peran strategis pemuda di era digital. Melalui kegiatan ini, para influencer diharapkan mampu mengemas informasi keuangan secara kreatif dan bertanggung jawab, guna melindungi masyarakat dari risiko kejahatan keuangan.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai komunitas kepemudaan, antara lain Duta Industri Jasa Keuangan Sumatera Selatan Tahun 2024 dan 2025, Duta OJK PEDULI, serta Generasi Literasi Masyarakat Sumsel (Gen Limas).

Baca juga: ‎IRT Propam kan Oknum Polsek Cengal Polres OKI

Pada sesi edukasi, Asisten Manajer Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Selatan, Fadhilah Ramadhini menyampaikan materi terkait literasi keuangan, kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan di sektor jasa keuangan, serta pentingnya masyarakat memahami dan menggunakan produk serta layanan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.

Selanjutnya, peserta juga mendapatkan materi Personal Branding dan Public Speaking yang disampaikan oleh Coach Firza Rizky, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi para influencer kepemudaan dalam menyampaikan pesan edukasi keuangan secara efektif kepada masyarakat.

Arifin Susanto selaku Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan mengatakan Melalui kegiatan tersebut, OJK Provinsi Sumatera Selatan berharap para peserta dapat menjadi mitra strategis OJK dalam menyebarluaskan edukasi keuangan kepada masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, serta berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Sumatera Selatan.

“Ke depan, OJK akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai komunitas kepemudaan serta pemangku kepentingan guna mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin cerdas, bijak, dan terlindungi dalam memanfaatkan produk dan layanan sektor jasa keuangan secara bertanggung jawab.” tegasnya. (edi)