Ribuan Al Quran Dibagikan di Bogor Saat Nuzulul Quran

oleh

Bogor, Krsumsel.com – Peringatan Nuzulul Quran di Kabupaten Bogor diwarnai dengan pembagian ribuan mushaf Al Quran kepada masjid-masjid di wilayah tersebut.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Besar Baitul Faizin Cibinong, Sabtu (7/3) malam hingga Minggu (8/3) dini hari.

Peringatan Nuzulul Quran dirangkaikan dengan kegiatan tabligh akbar bertajuk Penyejuk Hati yang digelar bersama salah satu stasiun televisi swasta dan dihadiri masyarakat serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, peringatan Nuzulul Quran menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Baca juga: Gubernur Sumsel dan Bupati OI Dampingi Kapolri Tanam Jagung Serentak

“Momentum Nuzulul Quran bagi Pemerintah Kabupaten Bogor sangat berarti untuk meningkatkan ukhuwah keislaman kita bersama serta mengajak seluruh masyarakat menjaga harmonisasi,”ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor menyalurkan wakaf sebanyak 4.000 mushaf Al Quran untuk didistribusikan ke masjid-masjid di wilayah Kabupaten Bogor.

Selain itu, Polres Bogor turut menyalurkan wakaf sebanyak 2.000 mushaf Al Quran yang juga diperuntukkan bagi rumah ibadah di berbagai kecamatan.

Rudy menjelaskan, penyaluran wakaf Al Quran tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

“Bantuan Al Quran ini bukan dari saya pribadi, tetapi wakaf dari Pemerintah Kabupaten Bogor sebanyak 4.000 mushaf, ditambah 2.000 dari Polres Bogor untuk didistribusikan ke masjid-masjid di Kabupaten Bogor,”katanya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menghadiri kegiatan tabligh akbar tersebut hingga memenuhi Masjid Baitul Faizin dan mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Menurut Rudy, kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, hingga pemerintah desa, meskipun tidak seluruhnya dapat hadir karena jarak dan agenda masing-masing.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Masjid penuh dan masyarakat mengikuti hingga acara terakhir meskipun baru selesai sekitar pukul 00.00 WIB,”katanya.(net)