Ambon, KRsumsel.com – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi (Kemenhaj) Maluku Djumadi Wali mengatakan seorang haji asal Kota Ambon Maluku atas nama Zulaiha Tuasikal dipulangkan lebih awal ke Tanah Air melalui mekanisme tanazul karena pertimbangan kondisi kesehatan.
“Haji atas nama Ibu Zulaiha Tuasikal yang semula berada pada Kloter UPG-24 asal Provinsi Maluku, karena kondisi kesehatan ditanazulkan ke Kloter 15 Embarkasi Ujung Pandang,”kata Djumadi Wali di Ambon, Senin (15/6).
Ia mengatakan, Zulaiha Tuasikal telah tiba dengan selamat di Ambon pada 14 Juni 2026 setelah menjalani proses pemulangan sesuai prosedur yang berlaku.
Tanazul merupakan mekanisme pengalihan atau perpindahan jamaah haji dari kloter asal ke kloter lain dengan pertimbangan tertentu, salah satunya kondisi kesehatan, sehingga jamaah dapat memperoleh layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhannya.
Dalam penyelenggaraan ibadah haji kata dia, tanazul menjadi bagian dari layanan yang diberikan pemerintah untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan jamaah, terutama bagi mereka yang mengalami kondisi khusus atau memerlukan penanganan lebih lanjut.
Baca juga: BPOM Imbau Warga Terapkan Cek KLIK Sebelum Beli Produk
“Alhamdulillah, hari ini yang bersangkutan telah tiba di Ambon, diterima oleh PPIH Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku, dan telah diserahterimakan kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat,”ujarnya.
Ia menambahkan, proses tanazul dilakukan melalui koordinasi antara petugas penyelenggara ibadah haji di Arab Saudi, petugas kesehatan, serta panitia penyelenggara di embarkasi dan daerah asal jamaah.
Sementara itu adik kandung Zulaiha Tuasikal, Hadidjah Latupono, mengapresiasi Kemenhaj Maluku serta seluruh panitia haji yang telah membantu proses pemulangan kakaknya tersebut sejak berada di Arab Saudi hingga tiba di Ambon.
Menurut dia, komunikasi yang baik dan respons cepat dari petugas memberikan ketenangan bagi keluarga selama proses pemulangan berlangsung.
Ia juga mengapresiasi Ketua PPIH Embarkasi Haji Antara Maluku Kasrul Selang beserta seluruh jajaran yang dinilai telah menjalankan tugas pendampingan dengan penuh tanggung jawab.
Keluarga berharap pelayanan kepada jamaah haji, khususnya yang mengalami kondisi kesehatan khusus, dapat terus ditingkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji pada masa mendatang.
Pemulangan lebih awal melalui mekanisme tanazul merupakan salah satu bentuk layanan yang disiapkan dalam penyelenggaraan ibadah haji untuk memberikan perlindungan dan kepastian layanan bagi jamaah yang membutuhkan penanganan khusus sehingga dapat kembali ke daerah asal dengan aman dan nyaman.(net)


















