KRSumsel.com, Palembang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan resmi melepas tim Susur Sungai Musi (SSM) sebagai bagian dari program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Langkah ini merupakan komitmen nyata Bank Indonesia dalam menjamin ketersediaan uang Rupiah yang cukup dan layak edar hingga ke pelosok daerah, termasuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono. Turut hadir mendampingi unsur pimpinan daerah, di antaranya perwakilan Pemkot Palembang dan Pemkab Banyuasin, Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan, Kabinda Sumsel, serta Kepala OJK Sumsel.
Dalam sambutannya, Bambang Pramono menyampaikan bahwa kebutuhan uang di Sumatera
Selatan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H diproyeksikan meningkat 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, Bank Indonesia menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran transaksi dan stabilitas sistem pembayaran. Peningkatan kebutuhan uang ini mencerminkan menguatnya aktivitas ekonomi, terutama konsumsi rumah tangga dan perdagangan ritel menjelang Hari Raya.
Baca juga: Keinginan Faby Marcelia Umrah Sejak 2023, Akhirnya Kejadian Tahun Ini
Dikatakannya, melalui SERAMBI 2026 yang mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”, Bank Indonesia membuka 462 titik layanan penukaran di Sumatera Selatan dengan kuota 57.000 penukar. Hingga awal Maret 2026, realisasi penukaran telah mencapai Rp121,4 miliar dengan 23.800 penukar atau sekitar 40 persen dari total kuota. Untuk memenuhi kebutuhan Uang Pecahan Kecil (UPK), disiapkan lebih dari Rp1,6 triliun dalam pecahan Rp1.000 hingga Rp20.000.
Menurutnya, Kegiatan Susur Sungai Musi dilaksanakan pada 2–6 Maret 2026, menjangkau enam desa pesisir
di sepanjang Sungai Musi, yakni Desa Upang, Muara Talang, Makarti, Sungsang, Bunga Karang, dan Pulau Borang. Dalam kegiatan ini, dibawa modal kas sebesar Rp5,3 miliar dalam pecahan Rp1.000 hingga Rp50.000, seluruhnya dalam kondisi baru dan layak edar, guna memastikan akses layanan kas bagi masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau perbankan.
Komandan Lanal Palembang menyampaikan apresiasi atas konsistensi Bank Indonesia dalam
menghadirkan layanan prima dan inovatif bagi masyarakat, serta menegaskan dukungan penuh TNI
AL dalam kelancaran pelaksanaan SSM.
Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin turut menyatakan dukungan terhadap program ini sebagai bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir dan menjaga kelancaran peredaran Rupiah, khususnya di delapan kecamat, wilayah perairan Banyuasin.
Selain layanan penukaran uang, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah serta sosialisasi pembayaran non-tunai untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat pesisir. Seluruh layanan penukaran dilakukan melalui pendaftaran digital pada
aplikasi PINTAR (pintar.bi.go.id).
Melalui SERAMBI 2026 dan Susur Sungai Musi, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dan menghadirkan layanan Rupiah yang merata, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sumatera Selatan.” pungkas Bambang Pramono. (edi)














