Bengkulu, KRsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mengusulkan penambahan jadwal penerbangan pesawat perintis ke pulau terluar Indonesia (Pulau Enggano) sebagai upaya memudahkan masyarakat setempat saat ini yang terisolasi akibat pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu.
“Jadi sebelumnya kita ketahui saat ini, penerbangan dengan perintis Susi Air itu ada 2 kali seminggu, kita berharap bisa dilakukan sebanyak 4 kali seminggu,”kata Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara Fitriyansyah di Bengkulu, Sabtu (28/6).
Baca juga: Pemkot Batam Jamin Warga Bisa Berobat Cukup Bawa KTP
Dia mengatakan, sejak Maret 2025 kapal penyeberangan dari Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu menuju Pulau Enggano maupun sebaliknya tidak bisa beroperasi efektif karena alur Pelabuhan Pulau Baai tertutup sedimen pasir.
Kondisi itu menyebabkan, pergerakan masyarakat maupun barang dari dan menuju Enggano menjadi terhambat. Kemudian penerbangan yang hanya 2 kali seminggu pun tentunya terbatas hanya bisa membawa beberapa orang saja.
Oleh karena itu, Fitriyansyah mengatakan Bupati Bengkulu Utara sudah mengirimkan surat permintaan penambahan jadwal penerbangan perintis ke Enggano pada kementerian terkait.
“Karena kondisi (terisolasi saat ini) dan hasil juga pantauan kami, sampai dengan kalau tidak salah 11 Juli itu sudah penuh tiket untuk Susi Air dari dan ke Enggano. Jadi karena ini tiketnya juga online, siapa yang cepat itu mendapat,”kata dia.
Kepadatan jadwal penerbangan dua sampai tiga minggu ke depan menyulitkan warga dan pemerintah daerah ketika terjadi kondisi darurat pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit provinsi RS M Yunus di Kota Bengkulu.
“Nah tentu terkait dengan situasi emergensi seperti itu juga salah satunya. Seperti ada warga sakit, kemudian ada kecelakaan, inilah kita berharap ada penambahan jadwal penerbangan,”kata dia.(net)

















