Pemprov Bengkulu Buka Seleksi Pimpinan Baznas Periode 2026-2031

oleh

Bengkulu, Krsumsel.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu resmi membuka seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Bengkulu periode 2026–2031.

“Seleksi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pimpinan Baznas yang profesional, amanah, dan memiliki visi besar dalam meningkatkan pengelolaan zakat di Bengkulu,”kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Saefudin Latief di Bengkulu, Senin (1/6).

Seleksi tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2025 tentang Seleksi Calon Anggota Badan Amil Zakat Nasional, Pimpinan Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Dalam prosesnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkolaborasi dengan Kementerian Agama untuk memastikan terpilihnya pimpinan Baznas yang memiliki integritas, kompetensi, dan komitmen dalam pengelolaan zakat untuk kemaslahatan umat.

Baca juga:Kapolres OI Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 

Pendaftaran dan pengumuman seleksi dibuka mulai 29 Mei hingga 21 Juni 2026 melalui laman resmi SIMZAT Kementerian Agama. Masyarakat Bengkulu yang memenuhi persyaratan dipersilakan mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditentukan.

Tahapan seleksi meliputi pengumuman dan pendaftaran pada 29 Mei–21 Juni 2026, seleksi administrasi 22–23 Juni, pengumuman hasil administrasi 24 Juni, masa sanggah 25–26 Juni.

Kemudian, seleksi kompetensi dan penulisan makalah 29–30 Juni 2026, pengumuman hasil tes kompetensi 1 Juli, seleksi wawancara 6 Juli, penelusuran rekam jejak 7–8 Juli, serta pengumuman hasil akhir pada 9 Juli 2026.

Saefudin mengatakan, keberadaan pimpinan Baznas yang berkualitas sangat menentukan optimalisasi pengelolaan zakat di daerah serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat.

“Kami berharap akan lahir figur-figur terbaik yang mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat serta mendorong zakat menjadi instrumen pemberdayaan umat,”ujarnya.

Ia juga mengajak tokoh masyarakat, akademisi, praktisi, dan seluruh elemen yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan zakat untuk ikut berpartisipasi dalam seleksi tersebut.

Menurut dia, Baznas memiliki peran penting dalam membantu pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga mendukung program-program sosial keagamaan sehingga diperlukan pimpinan yang memiliki kapasitas dan semangat pengabdian tinggi.(net)