Banda Aceh, KRsumsel.com – Tim gabungan Badan SAR Nasional (Basarnas) mengevakuasi dua korban terseret arus di dua lokasi terpisah di Kabupaten Aceh Besar dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Selasa (2/6) mengatakan, kedua korban yakni Razi Fahreza (13) asal Kabupaten Pidie Provinsi Aceh dan Ahmad Thalha (21) warga Pulau Nasi Kecamatan Pulo Aceh Kabupaten Aceh.
“Sebelumnya, tim SAR gabungan sempat mencari kedua korban sejak tiga dan dua hari lalu hingga akhirnya kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (2/6),”kata Ibnu Harris.
Baca juga: Dua Pangkalan Jual LPG 3 Kg di Atas HET Ditindak Pemkab Kolaka
Sebelumnya kata dia, korban Reza Fahreza dilaporkan hilang setelah terseret arus saat mandi di Pantai Pulau Kapuk Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar, pada Minggu (31/5).
“Tim SAR membagi dua kelompok dalam mencari korban. Kelompok pertama menyisir perairan di sekitar pantai tersebut sejauh dua kilometer dari titik korban terakhir terlihat. Sedangkan tim kedua menyisir darat sejauh 1,5 kilometer,”katanya.
Sedangkan korban Ahmad Thalha dilaporkan terseret arus saat memancing di Pulau Nasi pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, korban terpeleset saat menaiki tebing dan terjatuh ke air hingga terseret arus.
Pencarian korban hingga sejauh 15 nautikal mil menggunakan perahu RIB. Pencarian korban juga melibatkan perahu motor nelayan. Korban akhirnya ditemukan terdampar di Pantai Deudap Pulau Nasi.
“Angin kencang dan ombak mencapai 1,5 meter menjadi faktor penghambat pencarian korban. Dengan ditemukannya kedua korban, maka operasi SAR ditutup dan personel yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing,”kata Ibnu Harris Al Hussain.(net)
















