DisdukCapil OKU Berikan Pelayanan Catak Dokumen Warga Terdampak Banjir

oleh
banner DPRD OKI

OKU, KRSUMSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DisdukCapil) terus berupaya memberikan pelayanan jemput bola dalam pembuatan dokumen kependudukan bagi warga yang terkena dampak banjir.

Pantauan portal ini menunjukkan antusias masyarakat dalam mengurus dokumen seperti KTP, KK, dan akta kelahiran di Kantor Kelurahan Baturaja Lama, Kecamatan Baturaja Timur, pada Selasa (11/6/2024).

Kepala Dinas Disdukcapil OKU, Suryadi SE.,M.M menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan dan penyisiran di berbagai wilayah terdampak banjir.

“Kami baru menyisir Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya dan akan melanjutkan ke Kecamatan Baturaja Timur. Hampir seluruh kecamatan di Kabupaten OKU terdampak banjir,” ungkap Suryadi.

Baca juga: Sapi Kurban dari Presiden di Lampung Sudah Diperiksa

Suryadi menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki target tertentu dalam hal jumlah dokumen yang harus diterbitkan. Fokus utama mereka adalah membantu masyarakat yang kehilangan dokumen kependudukan akibat banjir.

“Kami jemput bola sampai ke kelurahan maupun desa untuk mempermudah masyarakat mengurus dokumennya tanpa memberatkan mereka dengan persyaratan yang rumit,” tambahnya.

Inovasi pelayanan jemput bola oleh Disdukcapil OKU ini sebenarnya sudah direncanakan sejak awal tahun 2024. Namun, akibat musibah banjir yang melanda Kabupaten OKU dua kali pada bulan Mei, prioritas pelayanan diarahkan ke wilayah-wilayah yang terdampak banjir.

“Kami mendahulukan daerah-daerah terdampak banjir. Tapi prinsipnya, seluruh wilayah akan kami layani jika ada usulan dari kelurahan atau kepala desa,” ujar Suryadi.

Dalam pelaksanaannya, data yang sudah lengkap bisa langsung dicetak di tempat tanpa hambatan. Warga yang datang biasanya membawa dokumen seperti KTP, KK, akta kelahiran, maupun Akta kematian untuk diaktifasi ulang. “Sampai saat ini sudah lebih dari 1000 dokumen yang berhasil dicetak,” tutup Suryadi. (DV).