Pegiat lingkungan tanaman mangrove setempat, Sururi mengatakan, kegiatan penanaman bibit pohon ini sudah dilakukannya sejak tahun 1995 karena saat itu pemukiman penduduk dengan pantai hanya berjarak 800 meter saja. Saat ini dampaknya mulai dirasakan dilingkungan dengan semakin rindangnya hutan mangrove sehingga jarak pantai dengan lokasi pemukiman penduduk terpaut 2 kilometer.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah peduli dan aktif berkontribusi terhadap pelestarian ekosistem Hutan Mangrove ini sehingga penanggulangan abrasi dapat dilakukan,” pungkas Sururi. (edi)


















