“Saya dikeroyok saat jaga parkiran di lokasi kejadian. Mereka sekitar orang 15 lebih, berpakaian seragam loreng warna orange. Saya digebuki pakai besi dan dipukul sampai pingsan,” ungkap Bimo.
Menurut korban, dia tidak tahu penyebab belasan terduga pelaku mengeroyok dirinya.
“Saya tidak ada masalah sama mereka, dan tidak ada satupun yang saya kenal,” katanya dengan suara pelan karena mengaku masih trauma.
Sementara itu Achmad Azhari, kuasa hukum korban menambahkan, dirinya merasa terpanggil melihat aksi kekerasan yang dialami oleh korban.
“Diduga salah sasaran, karena klien kita baru hari itu jaga parkir di TKP, dan itu juga diajak temannya,” ujarnya.
Dia berharap, pihak kepolisian dapat segera menindak lanjuti LP kliennya, sehingga kasusnya dapat segera diselesaikan.
“Sebab apa pun alasannya, aksi kekerasan tidak boleh dilakukan, apa lagi jika itu diduga dilakukan oleh Ormas,” pungkasnya.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Akhmad Ngajib melalui Kasatreakrim, Kompol Tri Wahyudi, membenarkan adanya laporan tersebut.
“Benar, LP nya sudah diterima dan akan segera ditindak lanjuti,” tutupnya.(****)

















