“Pada akhirnya nanti bagaimana masing-masing operator bisa mengelola data di daerah, sehingga yang lebih dikuatkan sebagai dukungan kabupaten dan kota menyuplai data ke operator,” ujarnya lagi.
Melalui Karantina Pertanian Manado juga terbuka untuk pengembangan sistem informasi data pertanian, sehingga ketika kabupaten dan kota membutuhkan penambahan data, pihaknya siap membantu.
“Artinya rumah sudah ada, dan bisa dilengkapi bersama data dari hulu, karena data hilirnya sudah bagus, ada elektronik sertifikat yang terus dimutakhirkan setiap hari,” ungkapnya.
Kepala Badan Karantina Pertanian Bambang mengapresiasi dan mendukung peluncuran Minaesa guna penyajian sistem data dan informasi secara lengkap.
Bambang juga menuturkan peluncuran Minaesa sebagai penyajian sistem data dan informasi secara lengkap merupakan upaya mendukung program Gratieks Kementerian Pertanian yang digagas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL, red) sesuai dengan target pembangunan pertanian 2020 – 2024.
“Ini yang kita bangun, harapannya kita gunakan bersama untuk membangun pertanian di Sulut,” ujarnya.(Anjas)













