“Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarat baik prabdan pasca operasi lilin 2021, pihak Polri telah melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan dan ini akan berlanjut kembali pada tanggal 3 sampai 9 Januari 2022,” ucapnya.
Dalam arahannya Kapolri juga berpesan agar para petugas operasi dapat memberi pengertian kepada masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan sebelum dan sesudah nataru.
“Melalui kegiatan operasi ini kita harapkan para petugas nanti terus memberi pengertian kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan baik sebelum nataru maupun sesudah,” katanya.
Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Toni Hermanto mengatan di Sumsel akan dikerahkan ribuan personel pasukan yang terdiri dari TNI, Polri, dan pasukan yang lainnya. Dimana mereka akan ditugaskan dalam kegiatan pencegahan serta diimbangi dengan penegakan hukum, dan mengantisipasi ancaman kelompok intoleran, radikalisme, terorisme, dan aksi kriminal lainnya.
“Kurang lebih seribu personel akan dikerahkan pada Operasi Lilin Musi tugasnya untuk melakukan pencegahan, ancaman yang memerlukan penegakan hukum yang artinya juga kita akan mengantisipasi ancaman yang dapat menimbulkan kekacauan yang dilakukan eh kelompok-kelomlok intoleran, radikalisme, terorisme, dan aksi kriminal lainnya,” ucapnya.













