Agung mengatakan potensi hujan deras disertai angin kencang terjadi pada 22 kabupaten/kota se-NTT sehingga ia mengimbau masyarakat agar tidak panik namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Potensi cuaca ekstrem ini dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan sambaran petir.
Ia menyarankan masyarakat di NTT untuk terus memantau perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca ekstrem BMKG melalui layanan informasi cuaca 24 jam Stasiun Meteorologi El Tari Kupang dengan nomor kontak (0380) 881613, whatsapp 081139404264 atau mengakses aplikasi IOS dan android Info BMKG.(Anjas)













