Kupang, KRsumsel.com – Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Agung Sudiono Abadi mengingatkan warga agar mewaspadai cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Timur akibat pola sirkulasi siklonik.
“Pola sirkulasi siklonik (pusaran angin) terbentuk di Laut Timor-Arafura dan diindikasikan sebagai suspect area bibit siklon tropis,” katanya ketika dihubungi di Kupang, Kamis.
Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan potensi cuaca ekstrem di wilayah NTT selama 22-26 Desember 2021.
Agung menjelaskan suspect area yang terindikasi itu bergerak melambat ke arah barat daya menuju selatan NTT atau di perairan utara Australia.
Kondisi ini memberikan dampak pada pertumbuhan awan-awan hujan di NTT sehingga masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai petir/kilat dan angin kencang.
Ia mengatakan berdasarkan pemodelan prediksi cuaca, dalam beberapa hari ke depan terutama pada Sabtu (25/12)-Minggu (26/12), potensi munculnya siklon tropis cukup tinggi.













