Angin Puting Beliung Terjang Kota Makassar, Lima Titik Terdampak

oleh
Screenshot_2021-12-23-15-45-14-20_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

“Kami mengimbau pertama, waspada angin kencang yang berdampak pada pohon rubuh atau tumbang, serta papan reklame di sekitar kita,” katanya.

“Kedua, update peringatan cuaca dini pada kanal informasi resmi (BMKG). Ketiga, laporan kejadian kedaruratan untuk segera diintervensi langkah selanjutnya melalui BPBD atau hot line di nomor telepon 112,” ujarnya menyarankan.

Saat ditanyakan apakah sudah ada laporan korban saat kejadian angin puting beliung tersebut, kata dia, sejauh ini belum ada laporan masuk.

“Sampai saat ini tidak ada dilaporkan korban, anggota atau personel sudah disebar ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen untuk memastikannya,” tambah mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkot Makassar ini.

Berdasarkan video viral yang beredar, dampak angin kencang tersebut merusak pintu masuk dan dinding kayu pada lantai dasar Masjid Al Markaz Al Islami, berada antara Jalan Sunu-Masjid Raya, Kecamatan Bontoala.

Begitu pula di lokasi Pasar Cidu, Jalan Tinumbu, Kecamatan Ujungtanah. Sejumlah atap rumah warga ikut diterbangkan angin kencang saat kejadian. Serta papan reklame di Polsek Bontoala.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar dari laman resminya juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada sejumlah daerah di Sulsel, hingga pukul 17.00 Wita per 23 Desember 2021.(Anjas)