Missi mengatakan pihaknya ingin mengoptimalkan peran pilar kamtibmas yaitu Babinsa dari unsur TNI, Bhabinkamtibmas unsur Polri dan kepala desa untuk terlibat aktif dalam upaya penyelamatan populasi gajah sumatera dari kejahatan perburuan dan perdagangan.
“Dan juga untuk meminimalisir terhadap ancaman kematian terkhusus gajah di Aceh, kegiatan serupa juga akan dilakukan di Makodim Aceh Timur dan Aceh Jaya dalam waktu dekat,” katanya.
Sementara itu, Dandim 0119/ Bener Meriah Letkol Inf Eko Wahyu Sugiarto mengatakan konservasi gajah Sumatera sangat penting dilakukan untuk menjaga kelestarian dan keseimbangan alam sehingga tidak terputus ekosistem di alam.
Menurutnya peningkatan kapasitas dilakukan untuk meningkatkan wawasan konservasi dan pedoman bagi personil Bhabinkamtibmas, Babinsa dan perangkat desa dalam bertindak di lapangan saat konflik gajah dengan manusia.
“Pelatihan ini penting jika sewaktu-waktu adanya konflik manusia dengan satwa liar dilindungi khususnya gajah sumatera yang saat ini mempunyai home range di Kecamatan Pintu Rime Gayo (PRG) Kabupaten Bener Meriah,” katanya.(Anjas)













