BPBD Kabupaten Bone Bolango menginformasikan, saat ini banjir sudah surut di semua lokasi dan berupaya menawarkan penanganan darurat berupa distribusi logistik bagi warga terdampak dengan menggunakan moda transportasi roda dua dan roda empat.
Selain itu, BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat sebagai langkah antisipasi banjir susulan karena kemungkinan curah hujan tidak menentu.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Bone Bolango berpeluang mengalami hujan ringan hingga lebat dan kilat pada siang hari.
Prakiraan cuaca hujan lebat ini akan berlangsung hingga Minggu, 7 November, menurut BMKG.
Sementara itu, melalui inaRISK BNPB, portal yang menganalisis potensi risiko, diketahui bahwa Bone Bolango berpeluang mengalami banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.
Banjir berpotensi terjadi di 12 kecamatan, di antaranya Kecamatan Bulango Utara, Bulango Selatan, dan Bulango Ulu.
Menyikapi kondisi tersebut, BNPB mengimbau kepada para pemangku kepentingan untuk menyiarkan informasi peringatan dini melalui komunikasi digital dan jaringan frekuensi radio untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Informasi peringatan dini bencana dapat diperhitungkan dalam merumuskan kebijakan dan mengukur kesiapsiagaan di tingkat keluarga hingga pemerintah.(Anjas)













